Legenda Setan Budeg di Perlintasan Kereta

Legenda Setan Budeg di Pelintasan Rel Bintaro, Wanita Indigo Furi Harun: Setan Pria yang Tidak Terima Kematian. Legenda Setan Budeg di perlintasan kereta itu pun menjadi viral.

Bisa jadi banyak orang Indonesia tidak sering di dengar dengan cerita teka- teki seputar musibah kereta tragis, Bintaro yang terjalin pada 1987 silam.

Telah puluhan tahun lalu, tetapi cerita- cerita mistis yang buat bulu kuduk merinding di posisi ini tidak sempat menyudahi hingga detik ini.

Salah satu contohnya legenda urban soal setan budeg, ya setan yang konon suka membuat warga yang melintasi rel kereta wilayah Bintaro ini jadi tiba- tiba tuli alias budeg sehingga tidak menyadari terdapat kereta api yang lagi melaju kencang.

Tetapi sesungguhnya, semacam apa sih wujud setan budeg yang suka menganggu manusia apalagi sampai berujung pada peristiwa tragis tertabrak kereta? Menelisik soal setan budeg Bintaro, Okezone berupaya bertanya pada wanita indigo, Furi Harun.

Kepada Okezone, Furi menuturkan bila dilihat dari hasil observasi yang dia jalani. Awal yang dia amati, setan budeg ini tidaklah berjenis jin. Tetapi jenisnya merupakan hantu, tepatnya hantu gentayangan.

“ Jika dari hasil observasi setan budeg, ini jenisnya bukan jin. Hantu- hantu ini yang tadinya sempat jadi korban musibah di rel kereta api, terus mereka enggak terima dengan kematian, walhasil dapat dibilang jadi gentayangan,” ungkap Furi dikala dihubungi Areaslot baru- baru ini.

Berawal dari karena tidak merasa terima wajib tewas jadi korban musibah kereta api, kemudian setan- setan budeg ini juga menganggu manusia alias orang- orang yang melintasi rel kereta api. Furi mengatakan, dalam memilah korbannya, setan budeg tidak seleksi kasih.

Perempuan, pria, orang berusia, orang tua, seluruh korban diseleksi leluasa. Dengan catatan, orang yang lagi melintasi rel kereta api tersebut dalam kondisi separuh siuman, melamun, serta pikirannya lagi tidak fokus. Baik itu kala melintas di siang hari bolong maupun malam hari yang hitam.

“ Mereka cenderung menganggu orang- orang yang melintasi rel, ialah orang yang dalam kondisi separuh siuman, lagi ngelamun, pikirannya enggak fokus. Ataupun dapat pula orang yang sangat fokus pada ponsel jadi enggak aware areaslot dekat,” jelas ia.

” Metode ganggunya ya menutup kuping orang- orang yang dia seleksi jadi korban. Kesimpulannya cenderung enggak kedengaran itu peringatan dari rambu serta pula petugas pada dikala terdapat kereta api melintas. Nah seperti itu namanya setan budeg,” imbuhnya.

Bila bicara soal bentuk raga setan budeg, lewat Furi, terungkaplah bila setan budeg ini nyatanya penampilannya mayoritas berupa bagaikan pria. Lebih perinci lagi, ialah pria bertubuh pendek dekat cuma 140 cm, dengan wujud badan agak gendut, serta berkepala botak. Pada umumnya Legenda Setan Budeg di perlintasan kereta sudah banyak yang tahu.

Supaya tidak diganggu oleh para setan budeg, cuma terdapat satu metode bagi Furi. Tidak hanya memfokuskan benak, pula wajib melindungi diri dengan banyak berdoa.

“ Dengan berdoa, terdapat frekuensi doa yang melindungi diri kita. Makanya setan budeg itu tidak hendak hingga hendak menganggu,” tutup Furi pendek.